Kisah Nada, Anak yang Terlahir Tanpa Anus

Tanggal : 14 November 2019
Penulis : Gemintang Kejora Mallarangeng

Kisah ini bercerita tentang Nada, seorang anak 4,5 tahun dari Bandung Barat. Nada terkenal sebagai anak yang ceria dan pemberani. Seperti anak lainnya, ia senang bermain bersama teman temannya. Yang membedakan Nada dengan anak lainnya adalah, Nada terlahir tanpa anus.

Pada bulan juli 2018, orang tua Nada menyadari kondisi yang dimiliki anaknya. Walaupun ia terlahir dengan kondisi tersebut, sebelumnya orang tua Nada beranggapan bahwa Nada hanya sekedar memiliki masalah dalam buang air besar. Tak lama, rasa sakit di perut Nada semakin parah dan perut Nada pun mulai mengeras. 

Karena hal ini, orang tua Nada membawa Nada untuk berobat ke Puskesmas. Di sana, mereka diberitahu bahwa kondisi Nada sangat serius dan disarankan untuk segera membawa Nada ke rumah sakit. Saat berkonsultasi ke dokter, para dokter menjelaskan kondisi Nada dan mengatakan bahwa Nada membutuhkan beberapa operasi untuk dapat sembuh dari kondisinya.

Hal ini menimbulkan masalah baru bagi keluarga Nada. Nada berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Nada adalah anak terakhir dari 5 bersaudara, ibundanya merupakan ibu rumah tangga, dan ayahnya hanya merupakan penjual sandal jepit keliling. Ketika mereka mengetahui bahwa pengobatan Nada dapat mencapai puluhan sampai ratusan juta, mereka putus asa. “Buat beli beras aja seliter dua liter sehari-hari susah, boro-boro berobat puluhan juta.” Kata Junajah, Ibunda Nada.

Orang tua Nada mencoba segalanya untuk memastikan keluarga mereka dapat bertahan. Bahkan ketika mereka tak mampu untuk membeli popok untuk Nada, Ibunda Nada akan mencuci popok Nada yang sudah terpakai atau membalut kain menjadi popok yang dapat digunakan kembali. Namun terlepas usahanya, tetaplah tidak mungkin mereka mampu untuk membiayai operasi Nada. “Kondisi saya saat ini ngga bisa untuk mengobati anak saya. Saya tidak punya BPJS, saya tidak punya ini itu. Hal satu-satunya melalui bantuan.” ujar Siradjudin, ayah Nada.

Tidak lama kemudian, doa mereka terjawab. AO Care, bersama dengan YPP, SCTV, dan INDOSIAR melihat kondisi Nada dan memutuskan untuk memberikan bantuan untuk Nada dan keluarga. Saat ini Nada sedang menunggu operasi terakhir setelah menjalani 2 operasi. Keceriaannya telah kembali dan menjali proses penyembuhan dengan baik.

Yayasan Karya Alpha Omega ingin mengucapkan terimakasih kepada tim AOCare, YPP, dan EMC Sentul untuk bantuan yang diberikan kepada Nada dan keluarganya. Kami juga ingin mengucap terimakasih kepada Dr. Nanok Edi Susilo SpBA untuk bervoluntir menjadi dokter bedah Nada. Apabila anda ingin mengulurkan tangan anda untuk Nada:

• Kirim email ke [email protected]

• Hubungi kami melalui facebook.com/ao.peduli

• Atau kirim langsung ke rekening BCA 2064998888 a/n Yayasan Karya Alpha Omega